Image of Filosofi Kopi: Sebuah Kolaborasi

Buku

Filosofi Kopi: Sebuah Kolaborasi



Kedai Filosofi Kopi tidak besar dan sederhana dibandingkan kafe-kafe lain di Jakarta. Namun di sini, setiap inci dipersiapkan dengan intensitas.

Berkat Ben, yang kini jadi salah satu barista terandal di Jakarta, kini, bukan para kopi mania saja yang datang ke kedai kami, bahkan mereka yang tidak suka kopi sama sekali pun ada yang berkunjung.

Sampai suatu hari, “Jody, hari ini aku mendapat tantangan besar.” Seorang pria menantang Ben untuk membuat kopi dengan rasa sesempurna mungkin. “Kopi yang apabila diminum akan membuat kita menahan napas saking takjubnya, dan cuma bisa berkata: hidup ini sempurna.” Dan, gongnya, dia menawarkan imbalan yang sangat besar.

“Kalau begitu, buat apa pikir-pikir lagi. Sikaaat!” seruku berkobar-kobar.

Ben hanya mengangguk kecil, keningnya berkerut. Serius. Aku tahu pasti, bukan uang yang menarik minatnya.

“Berarti, aku harus kerja keras. Mulai sekarang!” Sekonyong-konyong Ben berdiri.

Belakangan aku tahu, sahabatku bermutasi menjadi versi lain dari dokter Frankenstein. The Mad Barista.


Ketersediaan

HHS00290899.221 301 08 LES f C.1Rak 800 Kesusastraan (Perpustakaan HHS)Tersedia

Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
899.221 301 08 LES f
Penerbit Bentang : Yogyakarta.,
Deskripsi Fisik
viii + 104p; 21 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
978-602-291-098-5
Klasifikasi
899.221 301 08
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
Edisi Pertama
Subyek
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Mohon maaf sementara ini tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this